LENSAKEADILAN.NEWS
Baturaja – 1/7/2025 Seorang ibu dan anak perempuannya menyampaikan keluhan kepada awak media saat membesuk suami dan ayah mereka yang sedang ditahan di Polres OKU. Mereka mengaku prihatin dengan kondisi para tahanan, terutama terkait fasilitas dasar seperti alas tidur.
Sang ibu menuturkan bahwa sebelum jadwal kunjungan, suaminya sempat berpesan agar ia membawa kardus sebagai alas tidur. “Waktu itu suami saya minta dibawakan kardus, katanya biar tidak tidur langsung di lantai,” ungkapnya. Namun, kardus yang mereka bawa ternyata tidak diperbolehkan untuk dibawa masuk ke ruang tahanan.
Menurut penuturan mereka, para tahanan yang masih menunggu proses pelimpahan ke Rumah Tahanan Sarang Elang dan proses berkas BAP dari penyidik, harus tidur di lantai tanpa alas. Mereka mengeluh badan pegal-pegal, masuk angin, dan mengalami berbagai keluhan kesehatan akibat tidur langsung di ubin yang dingin.
“Kami tahu mereka salah, tapi bukan berarti tidak bisa diberi sedikit kelayakan. Minimal diberi alas tidur, walau hanya berupa karpet. Kasihan mereka,” ujar salah satu pembesuk dengan nada haru.
Para tahanan berharap ada perhatian dari pihak berwenang agar selama masa penahanan sementara di Polres OKU, mereka tetap mendapatkan hak-hak dasar yang layak, terutama yang menyangkut kesehatan dan kemanusiaan.ujar pengunjung.
(Red.LKN)












