LensaKeadilanNews
OKU –16 oktober 2026. Tangis haru dan rasa lega menyelimuti suasana di Mapolres Ogan Komering Ulu (OKU), Jumat sore.
Seorang perempuan yang merupakan mantan istri tersangka kasus dugaan penggelapan dan penipuan tak kuasa menahan air mata setelah mantan suaminya resmi ditetapkan sebagai tersangka dan langsung menjalani penahanan.
Dalam video yang diterima redaksi, perempuan berhijab tersebut menyampaikan rasa syukur sekaligus terima kasih kepada jajaran Polres OKU atas penanganan perkara yang telah berlangsung cukup lama. Ia mewakili keluarga korban yang juga merupakan keluarga mantan suaminya.
Dengan suara bergetar dan mata berkaca-kaca, ia mengungkapkan apresiasinya kepada penyidik hingga jajaran pimpinan kepolisian yang telah menangani kasus tersebut.
“Alhamdulillah untuk sore ini, hari Jumat, tersangka sudah dilakukan penahanan.
Luar biasa, terima kasih sekali untuk pihak Polres OKU, dari penyidik sampai Kasat semuanya.
Terima kasih karena ini tidak sebentar dan banyak menguras waktu, tenaga, pikiran,” ungkapnya.
Menurutnya, kerugian yang dialami keluarga bukan hanya sebatas materi. Ia mengaku, persoalan tersebut juga membawa dampak besar terhadap kondisi psikologis keluarga, termasuk anak-anak tersangka yang kini berada dalam pengasuhannya.
“Yang dirugikan bukan sekadar materi, banyak. Sampai meninggalnya almarhum ayah kandung saya.
Psikis dan fisiknya anak-anak tersangka, yang sekarang ada di saya, belum juga harta benda keluarga saya semuanya. Banyak, tidak sedikit nominalnya,” tuturnya sambil menangis.
Ia juga menyinggung pernyataan pihak keluarga tersangka yang menyebut kepergian sang ayah merupakan takdir.
Namun, menurutnya, peristiwa tersebut tidak bisa dilepaskan dari persoalan yang dialami keluarganya.
Momen penahanan tersangka terasa semakin emosional baginya karena terjadi tepat pada hari Jumat, hari yang sama dengan hari kepergian sang ayah.
“Yang bikin saya nangis tidak berhenti bersyukur itu, ini hari Jumat ya. Jumat tepat sekali dengan waktu hari berpulangnya ayah.
Akhirnya ada jalan keluarnya ini,” ujarnya dengan suara terbata-bata.
Ia berharap proses hukum terhadap tersangka dapat terus berjalan secara adil hingga perkara tersebut memperoleh kepastian hukum.
“Memang sepantasnya mereka, si tersangka ini mendapatkan ini. Terima kasih Tuhan untuk hari ini, luar biasa ini,” tutupnya.
Penahanan tersebut menjadi momen emosional bagi pihak keluarga yang selama ini menantikan perkembangan penanganan perkara.
Bagi mereka, langkah hukum tersebut diharapkan menjadi jalan menuju keadilan atas kerugian yang diklaim telah dialami.
Hingga berita ini diturunkan, tersangka dugaan penggelapan dan penipuan tersebut masih ditahan di Mapolres OKU untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.(f)
(Nara sumber beni bento)












