Bupati OKU dan Forkopimda Ikuti Zoom Meeting Penanaman Padi Serentak Nasional Bersama Presiden Prabowo

LensaKeadilanNews
OKU-Bupati Ogan Komering Ulu (OKU), H. Teddy Meilwansyah, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) OKU, mengikuti kegiatan penanaman padi serentak secara nasional yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melalui Zoom Meeting, Rabu (23/4/2025).

Acara yang merupakan bagian dari program nasional Gerakan Indonesia Menanam ini dipusatkan di kawasan Ogan Ilir, Provinsi Sumatera Selatan. Kegiatan tersebut menjadi simbol keseriusan pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan dan mencapai target swasembada beras nasional.

Presiden Prabowo, dalam arahannya, menegaskan bahwa penguatan sektor pertanian harus dibarengi dengan adopsi teknologi modern. Salah satu inovasi yang diperkenalkan dalam kegiatan ini adalah penggunaan drone DJI Agras T40 untuk penebaran benih padi.

Baca juga :  Pemilihan Ketua Langgar Kertapati Periode 2025–2028 Berlangsung Penuh Kekeluargaan

Drone ini diklaim mampu menebar benih di area seluas 25 hektare dalam satu hari, sehingga diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas petani di berbagai daerah.

Bupati OKU, Teddy Meilwansyah, menyampaikan dukungan penuh terhadap langkah strategis pemerintah pusat dalam meningkatkan produksi pangan nasional. Ia menuturkan bahwa Kabupaten OKU siap ambil bagian dalam pencetakan sawah baru dan penerapan teknologi pertanian berbasis digital.

“Melalui gerakan ini, kita tidak hanya menanam padi, tetapi juga menanam harapan akan kemandirian pangan Indonesia di masa depan,” ujar Teddy dalam keterangannya.

Baca juga :  Warga Desa Tanjung Kemala Mendatangi kantor camat Gelar Aksi Damai Tolak Pelantikan PJ Kades.

Pemerintah menargetkan luas tanam padi pada April 2025 mencapai 1,3 juta hektare secara nasional, dengan estimasi produksi gabah sebesar 7,5 juta ton. Provinsi Sumatera Selatan diproyeksikan menjadi salah satu daerah kunci dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional melalui optimalisasi lahan dan integrasi teknologi pertanian.

Dengan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, serta dukungan berbagai pihak, diharapkan langkah ini menjadi titik awal kebangkitan sektor pertanian Indonesia. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *