
LensaKeadilanNews
BATURAJA — Suasana penuh keakraban dan semangat kebersamaan mewarnai halaman upacara Mapolres OKU, Jumat (11/9/2026).
Sebanyak peserta dari berbagai elemen masyarakat mengikuti Lomba Gaple Sabuk Kamtibmas Polres OKU 2026 yang digelar bersama Pemerintah Kabupaten OKU.
Kegiatan tersebut bukan sekadar ajang perlombaan dan hiburan, tetapi juga menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi sekaligus membangun
komunikasi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban yang aman serta kondusif.
Sebanyak peserta yang hadir dalam masing masing pasangan turut ambil bagian dalam perlombaan.
Mereka berasal dari berbagai kalangan, mulai dari masyarakat umum, anggota DPRD OKU, personel Polri, jajaran pemerintah daerah, insan pers, hingga pengurus organisasi kemasyarakatan (ormas).
Keberagaman peserta tersebut menjadi gambaran kuatnya semangat kebersamaan dan sinergitas antar-elemen di Kabupaten OKU.
Tidak ada sekat antara aparat, pejabat, tokoh masyarakat maupun warga. Semuanya membaur dalam suasana santai dan penuh kekeluargaan.
Kegiatan ini turut dihadiri Kapolres OKU, perwakilan DPRD OKU, unsur Forkopimda Kabupaten OKU, Wakapolres OKU, para Pejabat Utama (PJU) Polres OKU, serta seluruh Kapolsek jajaran.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres OKU menegaskan bahwa Lomba Gaple Sabuk Kamtibmas tidak hanya berorientasi pada menang atau kalah.
Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi sarana untuk memperkuat hubungan emosional dan membuka ruang komunikasi yang lebih dekat antara polisi dengan masyarakat.
“Tidak ada jarak, tidak ada ruang yang memisahkan kita. Semuanya harus saling terhubung dan berkolaborasi.
Kamtibmas merupakan tanggung jawab bersama, sehingga Polres OKU sangat membutuhkan dukungan dan sinergi dari Pemerintah Kabupaten OKU maupun seluruh elemen masyarakat,” tegas Kapolres OKU.
Menurutnya, permainan gaple sengaja dipilih karena merupakan permainan rakyat yang dekat dengan kehidupan masyarakat.
Suasana santai dalam permainan tersebut dinilai mampu mencairkan komunikasi dan menghilangkan sekat antara aparat kepolisian dengan masyarakat.
“Yang paling penting bukan hanya siapa yang menang atau kalah. Momentum ini adalah bagaimana kita membangun kebersamaan, mempererat persaudaraan, dan menjaga komunikasi.
Dari kebersamaan inilah kita bisa bersama-sama menciptakan situasi yang aman, damai, dan kondusif,” ujarnya.
Kapolres OKU juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten OKU, seluruh peserta, panitia, serta pihak-pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Ia berharap kebersamaan yang terbangun melalui Lomba Gaple Sabuk Kamtibmas dapat terus dipelihara dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.
Sebab, terciptanya keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat membutuhkan keterlibatan seluruh pihak.
Hingga berita ini diturunkan, pertandingan masih berlangsung meriah.
Sorak-sorai dan canda tawa peserta menjadi warna tersendiri dalam kegiatan tersebut.
Melalui Lomba Gaple Sabuk Kamtibmas 2026, Polres OKU bersama Pemerintah Kabupaten OKU menunjukkan bahwa membangun Kamtibmas tidak hanya dilakukan melalui pendekatan formal, tetapi juga melalui kebersamaan, komunikasi, dan kedekatan dengan masyarakat.
Dari meja gaple, terbangun silaturahmi. Dari kebersamaan, lahir sinergi untuk menjaga OKU tetap aman dan kondusif.( Red//F )












